Beranda » E-Proper

PENGINTEGRASIAN GENDER DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA MELALUI PEMBINAAN PERENCANAAN PENGANGGARAN RESPONSIF GENDER (PPRG) DI DESA MOJOSARI KECAMATAN BELITANG
Dwi Susanti, SE., M.Si | BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan | Tahun 2024

Abstrak

RINGKASAN EKSEKUTIF

 

Pengintegrasian gender dalam perencanaan pembangunan desa melalui Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) merupakan hal yang penting mengingat kesetaraan gender masih menjadi isu sentral yang belum sepenuhnya teratasi, meskipun sudah diatur dalam berbagai kebijakan nasional seperti Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan nasional. Meskipun demikian, ketimpangan gender masih terjadi dalam hal akses, manfaat, partisipasi, dan kontrol terhadap sumber daya. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah memperkenalkan kebijakan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) sebagai strategi percepatan Pengarusutamaan Gender (PUG) di tingkat pusat dan daerah. PPRG bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan desa memperhatikan kepentingan dan kebutuhan laki-laki maupun perempuan secara adil. Pembinaan PPRG di Desa Mojosari  meliputi sosialisasi dan pelatihan kepada perangkat desa dan masyarakat terkait konsep gender  dan pelatihan analisis gender.

Hasil pengintegrasian gender dalam perencanaan pembangunan desa diharapkan meningkatkan partisipasi aktif perempuan dalam pengambilan keputusan serta menciptakan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesetaraan gender di Desa Mojosari Kecamatan Belitang yang selanjutnya akan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peningkatan kualitas UMKM Desa. Desa Mojosari Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur menjadi model pembangunan desa yang berkeadilan dan inklusif. 

 

Kata Kunci: Pengintegrasian Gender, Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), Pembinaan UMKM.

Download
  • Visitor Hari ini: 87
  • Kemarin: 115
  • Bulan ini: 1669
  • Tahun ini: 26382