Beranda » E-Proper
PKN TK.II_PENGINTEGRASIAN PROGRAM TASKIN PEMANDUDI KABUPATEN TIMORTENGAH SELATAN
Otnial Neonane, S.TP, M.Si | Badan Diklat Sumsel Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan | Tahun 2020Abstrak
Setelah tujuh puluh lima tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya dari belenggu penjajahan kolonial, masih terdapat adanya kesenjangan kesejahteraan masyarakat di beberapa daerah. Masih banyak terdapat masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan dengan berbagai dampak terhadap pertumbuhan dan kualitas anak-anak yang dilahirkan, antara lain tingginya angka kematian balita, terjadinya penurunan kualitas akibat kekurangan gizi/nutrisi yang diasupnya ataupun berakibat tingginya angka stunting (perkembangan anak yang tidak wajar secara fisik, seperti kerdil).
Kondisi angka stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan yang dijuluki sebagai Surga di balik awan mencapai 52,76 % pada Tahun 2018. Angka ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur, bahkan di Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut perlu kiranya dilakukan rancangan perubahan berupa inovasi baru untuk mengatasi perbaikan tingkat kesejahteraan masyarakat sekaligus pengentasan kemiskinan. Adapun rancangan perubahan yang akan dilaksanakan adalah Pengintegrasian Program TASKIN PEMANDU (Pengentasan Kemiskinan Pertanian Mandiri Terpadu) di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Yang dimaksudkan dengan Pengintegrasian Program adalah menyatukan program-program yang ada di sub sektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan serta sektor perikanan. Jadi pada program tersebut terdapat beberapa komoditi sayur mayur buah-buahan, umbi-umbian dan sereal, ternak sapi, ayam dan ikan air tawar. yang di tanam atau dipelihara pada satu kawasan, sehingga terjadi hubungan yang saling berkaitan (terpadu) dan memberi dampak yang positip, mengingat selama ini masyarakat hanya mengusahakan pertanian sistem monokultur. Melalui sistem usaha tani yang terintegrasi tersebut, memberikan efektifitas dan efisiensi dalam pembinaan petani.
TASKIN PEMANDU memiliki arti lain, yakni bahwa dalam rangka pengentasan kemiskinan diperlukan adanya pemandu, yakni seseorang, pejabat pemerintah, tokoh masyarakat ataupun kelembagaan sebagai pemandu, yang memberikan bimbingan, pendampingan serta menumbuh kembangkan motivasi masyarakat/kelompok tani di bidang pertanian secara terpadu, sehingga terbentuklah kemandirian masyarakat dalam berorganisasi maupun kamandirian pangan, dalam rangka pengentasan kemiskinan.
Diharapkan melalui Pengintegrasian Program TASKIN PEMANDU (Pengentasan Kemiskinan Pertanian Mandiri Terpadu) dapat menjawab dampak positif yang dihasilkan, diantaranya; meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menyediakan sumber bahan pangan sehingga terpenuhinya kebutuhan gizi keluarga serta mengurangi angka stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan