Beranda » E-Proper
UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN SISWA KELAS 5 TERHADAP PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DI SD NEGERI 12 ABAB Disusun Oleh: IMRAN SARIYADI, S. Pd NIP .198901012020121007 NDH: 8
Imran Sariyadi, S.Pd | BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan | Tahun 2021Abstrak
A. Latar Belakang
Pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab (Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3). Untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional secara efektif dan efeisen diperlukan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan berkualitas adalah pendidikan yang dapat mengembangkan seluruh potensi peserta didik sehingga membentuk insan yang berkarakter, manusia yang cerdas baik secara intelektual, emosional maupun spiritual.
Pencanangan pendidikan karakter dimaksudkan untuk menjadi salah satu jawaban terhadap beragam persoalan bangsa yang saat ini banyak dilihat, didengar dan dirasakan, yang mana banyak persoalan muncul yang di indentifikasikan bersumber dari gagalnya pendidikan dalam menyuntikkan nilai-nilai moral terhadap peserta didiknya. Hal ini tentunya sangat tepat, karena tujuan pendidikan bukan hanya melahirkan insan yang cerdas, namun juga menciptakan insan yang berkarakter kuat.
ASN memiliki peranan yang penting dalam proses pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Setelah disahkannya Undang-undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN No. 5 Tahun 2014) maka ASN dituntut untuk memiliki kemampuan profesional dan berintegrasi tinggi pada profesi yang digelutinya maka dari itu sebagai ASN perlu membuat rancangan aktualisasi khususnya di pelayanan bidang Pendidikan yang dilaksanakan di SD Negeri 12 Abab.
Berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2021 persyaratan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk menjadi ASN yang berdaya saing tinggi adalah Pemerintah Wajib memberikan Pelatihan dan Pendidikan yang terintegrasi bagi Calon Pegawai Negeri Sipil(CPNS) selama satu tahun masa percobaan.
Menurut Oemar Hamalik (2004: 195) Lingkungan (environment) sebagai dasar pengajaran adalah faktor kondisional yang mempengaruhi tingkah laku individu dan merupakan faktor belajar yang penting. Lingkungan yang berada disekitar kita dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Lingkungan meliputi: Masyarakat disekeliling sekolah; Lingkungan fisik disekitar sekolah.
Sampah merupakan barang yang dianggap tidak dapat dipakai lagi dan dibuang oleh pemakai sebelumnya, akan tetapi masih akan mungkin dapat dipakai atau diolah kembali.
Kebersihan pangkal kesehatan. Kata-kata ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Di suatu lingkungan sekolah seringkali sebuah sekolah mengalami permasalahan tentang kebersihan. Motivasi saya mengangkat tema ini karena kurangnya kesadaran siswa-siswa untuk membuang sampah pada tempat sampah atau tong sampah yang telah disediakan serta belum optimalnya kesadaran siswa untuk menjaga kebersihan dengan mengurangi sumber sampah plastik yang tentunya susah untuk terurai. Walaupun sudah tiap hari diingatkan atau dinasehati namun sampah tetap saja berserakan di halaman serta masih sering lupa membawa botol minum dan tempat makan sendiri sebagai bentuk usaha mengurangi sampah plastik