Beranda » E-Proper
OPTIMALISASI PENGEMBANGAN PEMASARAN PRODUK INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN OGAN ILIR MELALUI PENGUATAN DIGITAL MARKETIN
Rini Agustina, S.Sos., M.Si | BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan | Tahun 2024Abstrak
Perkembangan revolusi industri saat ini, telah memasuki era keempat yaitu industri 4.0. Revolusi Industri 4.0 diperkenalkan oleh Profesor Klaus Schwab, ditandai dengan cyber-physical yang digunakan oleh industri, konektivitas secaravirtual dari semua lini antara manusia, mesin dan data. Industri 4.0 masihlah visioner namun suatu konsep yang realistis, termasuk Internet of Things, smart manufacturing, dan cloud based manufacturing. Perindustrian 4.0 fokus terhadap integrasi manusia menghasilkan perbaikan terus menerus. Perkembangan Industri 4.0 secara global berdampak di Indonesia. (Schwab, 2019)
Kementerian Perindustrian meluncurkan strategi Making Indonesia 4.0 sebagai sebuah peta jalan mengenai strategi Indonesia dalam implementasi memasuki Industri 4.0 agar Indonesia dapat berdaya saing dengan negara lainnya. Salah satu strategi prioritas nasional Making Indonesia 4.0 merupakan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. UMKM merupakan kritikal pembangun sektor ekonomi disetiap negara, khususnya negara berkembang. Agenda Nasional Making Indonesia 4.0 menjadi salah satu transmisi agenda agar Indonesia bersiap untuk bertarung di revolusi industri keempat dimana manusia, mesin, dan data terkoneksi. Making Indonesia 4.0 ini di harapkan menjadi batu loncatan bagi Indonesia untuk dapat bersaing di bidang manufaktur dengan memanfaatkan teknologi yang berbasis internet. Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dapat menggunakan teknologi digital agar semakin cepat melakukan inovasi produk dan memperluas jaringan pasar. UMKM tidak bisa berkembang tanpa kehadiran IKM selaku produsen produk. UMKM dan IKM dibedakan berdasarkan basis usahanya. IKM adalah produsen produk, sedangkan UMKM memasarkan produk IKM. Sebuah Usaha dapat disebut IKM sekaligus UMKM jika memproduksi sekaligus memasarkan produknya. (Turnip & Simanjuntak, 2024)
Download