Beranda » E-Proper
UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH DI KELAS III SD NEGERI 23 TALANG UBI
Puspa Satriani, S.Pd | BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan | Tahun 2021Abstrak
A. Latar Belakang
Ada berbagai cara yang dapat ditempuh dalam rangka menyiapkan para CPNS untuk masuk pada sistem pemerintahan. Salah satunya adalah melalui Latihan Dasar (LATSAR). Dalam Undang-Undang No.5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara,Pegawai ASN berfungsi sebagai:
1) Pelaksana kebijakan publik
2) Pelayan Publik dan
3) Perekat dan pemersatu bangsa.
Selanjutnya, ASN perlu membuat rancangan aktualisasi berdasarkan isu-isu aktual yang ada di lingkungan kerja ASN khususnya dalam pelayanan bidang pendidikan. Dalam hal ini aktualisasi yang dibuat yaitu berdasarkan isu terpilih yang ada di SD Negeri 23 Talang Ubi yang terkait dengan kurikulum 2013. Kurikulum 2013 merupakan perbaikan dari kurikulum 2004 dan 2006 yang merupakan kurikulum berbasis sekolah dan berbasis kompetensi. Implementasi kurikulum 2013 yang diterapkan di sekolah masih banyak terdapat kendala, mulai dari kesiapan sekolah, sarana dan prasarana dalam menunjang proses pembelajaran, kesiapan guru, buku paket siswa yang belum sampai di sekolah, beban mengajar guru yang terlalu berat.
Lembaga Administrasi Negara (LAN) menerjemahkan amanat undang-undang tersebut dalam bentuk pedoman penyelengaraan pelatihan yang tertuang dalam “Peraturan Lembaga Administrasi Negara No. 01 tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil”. Pelatihan ini memadukan pembelajaran di tempat pelatihan dan di tempat kerja yang memungkinkan peserta mampu menginternalisasikan. Dan mengaktualisasikan serta membuatnya menjadi kebiasaan (habituasi) Maka dari itu , sebagai ASN pelu membuatRancanganaktualisasi.
Melalui proses pendidikan dan pelatihan terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter Kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, dan memperkuat professionalme serta kompetensi bidang.
Ketika melaksanakan proses belajar mengajar biasanya selama ini guru hanya menyampaikan materi hanya dengan metode ceramah sehingga membuat peserta didik merasa bosan karena dianggap kurang menariknya cara penyampaian materi kepada peserta didik. Tetapi bukan karena Guru yang bertugas di SD Negeri 23 Talang Ubi tidak baik atau tidak berhasil dalam mendidik atau mengajar peserta didik di lingkungan khususnya di SD Negeri 23 Talang Ubi. Dalam kurun waktu kurang lebih 4 bulan ini saya juga banyak belajar dengan guru yg lebih senior di SD Negeri 23 Talang Ubi sehingga saya mendapat banyak masukan dan pengalaman serta tahu bagaimana cara mereka melakukan proses belajar mengajar.
Dengan hal itu maka saya akan melakukan Inovasi untuk mempercobakan beberapa Model Pembelajaran seperti Make a Match dan Tebak Kata di SD Negeri 23 Talang Ubi tempat saya bertugas, menurut Tarmizi dalam Novia ( 2015 : 12 ) model pemberlajaran make a match artinya siswa mencari pasangan setiap siswa mendapat sebuah kartu ( bisa Soal atau jawaban ) lalu secepatnya mencari pasangan yang sesuai dengan kartu yang ia pegang, sehingga apabila model pembelajaran saya ini berhasil, bisa diterapkan oleh semua guru yang ada di SD Negeri 23 Talang Ubi agar menciptakan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik sehingga bisa tercapainya proses pembelajaran yg kondusif dan menyenangkan di dalam kelas.
Berdasarkan hasil penjelasan di atas maka isu terpilih adalah “Rendahnya kemampuan peserta didik dalam pelajaran matematika materi lambang dan nama bilangan kelas III dengan judul rancangan aktulaisasi Upaya Peningkatan minat belajar peserta didik menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Make a Match di kelas III SD Negeri 23 Talang Ubi