Beranda » E-Proper
DIORAMA SIKLUS AIR DI SD NEGERI 5 PENUKAL UTARA
Eva Anggraini A, S.Pd | BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan | Tahun 2021Abstrak
A. LATAR BELAKANG
Aparatur Sipil Negara (ASN) menduduki peran yang sangat penting dalam terwujudnya masyarakat madani yang taat hukum, berperadaban modern, demokratis, makmur, adil, serta bermoral tinggi dalam menyelenggarakan pelayanan kepada masyarakat secara adil dan merata, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam rangka mencapai tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dijelaskan bahwa Pegawasi ASN merupakan Pegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disebut Pegawai ASN adalah pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugasnya, banyak sekali tantangan yang dihadapi oleh ASN sehingga perlu dibekali dengan nilai-nilai dasar ASN.
Sebagai bagian dari ASN, diperlukan sosok PNS yang profesional, yaitu PNS yang mampu melaksanakan tugas jabatannya dengan pengetahuan dan keterampilan, memiliki semangat, menghasilkan produktivitas serta akuntabel. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, dijelaskan bahwa jabatan fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu. Sebagai jabatan fungsional keahlian, seorang PNS menjalankan tugasnya secara fungsi sesuai dengan bidang tugas dan membentuk PNS yang profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam menjalankan tugas jabatannya, seorang PNS harus memahami karakter PNS yang diharapkan negara. Karakter PNS dibangun dan diberikan pada saat Pelatihan Dasar sebelum seorang PNS diangkat menjadi PNS.
Hal ini termuat pada Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil bahwa dalam pendidikan dan pelatihan dalam masa prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.
Dalam menjalankan tugasnya, seorang PNS pada jabatan fungsional keahlian sudah seharusnya memahami tugas pokok dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat agar terciptanya pelayanan yang optimal. Jabatan guru, sebagai bagian jabatan fungsional keahlian dari PNS, mempunyai peranan yang sangat penting dalam keberlangsungan sebuah bangsa. Profesi guru merupakan profesi yang menjadi pusat dari kemajuan pendidikan suatu negara. Maka dari itu, guru yang profesional haruslah menguasai kompetensi kepribadian, sosial, pedagogik dan profesional (UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen). Keempat kompetensi yang harus dimiliki guru erat kaitannya dalam proses bimbingan, pengarahan dan pendidikan kepada peserta didik. Pada dasarnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari keberhasilan pencapaian nilai peserta didik, tetapi lebih mengarah pada keberhasilan dalam mewujudkan manusia seutuhnya yang meliputi manusia yang berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Guru sebagai salah satu jabatan fungsional PNS dituntut untuk memiliki kemampuan profesional dan berintegrasi tinggi pada profesi yang menjadi jabatannya. Dalam menjalankan tugas jabatannya, guru diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif dan inovatif, agar terciptanya kualitas pendidikan yang bermutu.
Salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah dasar adalah mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam atau IPA. Pembelajaran IPA memegang peran signifikan untuk mengembangkan pengetahuan siswa tentang kemampuan melakukan observasi gejala alam dan memanfaatkan konsep-konsep alam dalam kehidupan sehari-hari (Permendiknas No. 16 Tahun 2007). Tujuan utama pembelajaran IPA di SD adalah mempersiapkan siswa agar dapat menggunakan Ilmu Pengetahuan Alam dan pola pikir konkret dalam kehidupan sehari-hari dan dalam mempelajari berbagai ilmu pengetahuan.
Namun pada kenyataannya, proses pembelajaran IPA yang berlangsung selama ini di sekolah adalah bersifat membosankan dan hafalan sehingga siswa sulit untuk memahami pelajaran IPA secara faktual dan konseptual. Banyak siswa yang sulit dalam pelajaran IPA terutama dalam memahami materi pembelajaran Siklus Air. Materi pembelajaran ini biasa disajikan dengan demonstrasi guru dan media gambar. Selain itu guru kurang memanfaatkan media pembelajaran yang dapat menarik minat siswa yang mengakibatkan pembelajaran yang terjadi tidak optimal, merasa bosan dan tidak semangat dan kurang mendapat motivasi dalam menerima pembelajaran IPA.
Berdasarkan permasalahan yang terjadi di lapangan, maka perlu dicari solusi yang efektif dan efisien untuk permasalahan di atas. Solusi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan minat dan motivasi belajar siswa, sehingga mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu solusi dari masalah tersebut adalah menggunakan media pembelajaran yang tepat. Media pembelajaran berfungsi untuk menyalurkan pesan dan merangsang pikiran siswa sehingga dapat merangsang terjadinya proses belajar.
Salah satu media pembelajaran yang dapat dijadikan solusi dalam permasalahan di atas adalah media peraga IPA“Diorama Siklus Air”. Dengan menggunakan media peraga IPA“Diorama Siklus Air”, diharapkan dapat menumbuhkan minat dan motivasi belajar siswa yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Karena siswa langsung berperan dalam penggunaan media ini. Media media peraga IPA“Diorama Siklus Air” menjadi salah satu media yang dirancang khusus untuk menyampaikan konsep pengetahuan sesuai dengan materi pembelajaran dan dapat digunakan sebagai media komunikasi yang menarik sehingga siswa merasa tidak bosan akan suasana belajar yang menarik dan mudah memahami konsep pembelajarannya.
Maka dari itu peserta diklat mengangkat Judul “Diorama Silkus Air” di SD Negeri 5 Penukal Utara sebagai gagasan pemecahan masalah dari Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran IPA Materi Pembelajaran Siklus Air Melalui Media Peraga IPA “Diorama Siklus Air” di SD Negeri 5 Penukal Utara.