Diklat » E-Proper

PENINGKATAN KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN (BTA) DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DI SD NEGERI 42 TALANG UBI
Saipul Anwar, S.Pd | BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan | Tahun 2021

A. Latar Belakang

Dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa dan mewujudkan tujuan negara sebagaimana tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, perlu dibangun aparatur sipil negara yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar  Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN: Pertimbangan).

Tugas ASN sebagai pelayan publik meliputi banyak hal dalam berbagai ruang lingkup kehidupan.Seperti pelayanan administrasi negara, bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan lain sebagainya.Setiap ruang lingkup pelayanan tersebut memiliki unit pelaksana terpadu, mulai dari unit terkecil hingga unit terbesar dalam lingkup nasional.

Pelatihan dasar adalah salah satu langkah pemecahan masalah.  Penanaman nilai-nilai dasar Pegawai Negeri Sipil dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan baik di tempat pelatihan maupun di tempat kerja, dengan harapan peserta mampu menerapkan dan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar yang meliputi akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi (ANEKA).

Guru sebagai ujung tombak fungsi pelaksanaan di bidang pendidikan merupakan profesi yang amat mulia sekaligus membutuhkan aparat yang ANEKA guna mencapai tujuan dan sasaran pokok sebagaimana tugas pokok dan fungsi guru yang tercantum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.

Tugas utama seorang guru salah satunya adalah mendidik dan membimbing peserta didik untuk belajar serta mengembangkan potensi dirinya. Di dalam melaksanakan tugasnya, guru hendaknya dapat membantu siswa dalam memberikan pengalaman-pengalaman lain untuk membentuk kehidupan sebagai individu yang dapat hidup mandiri di tengah-tengah masyarakat. Sehingga peserta didik mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya, baik lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, diantaranya yaitu memberi bekal kepada peserta didik untuk bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Hasil observasi yang telah dilakukan oleh penulis di SD Negeri 42 Talang Ubi kelas 2 tahun ajaran 2020/2021 menunjukkan masih rendahnya capaian hasil belajar siswa pada pada materi lafal huruf hijaiyyah dan harakatnya. Tidak sedikit siswa kelas 2 yang  belum bisa melafalkan huruf hijaiyyah serta harakatnya secara baik dan benar. Berdasarkan pertimbangan di atas, maka penulis akan merancang aktualisasi nilai dasar ANEKA yang akan dilaksanakan di tempat kerja yaitu Peningkatan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) dengan menggunakan model pembelajaran make a match di SD Negeri 42 Talang Ubi sebagai bentuk penerapan ilmu yang sudah didapat selama mengikuti latihan dasar dalam kurun waktu 21 hari belajar klasikal.

  • Visitor Hari ini: 135
  • Kemarin: 190
  • Bulan ini: 2180
  • Tahun ini: 44840