Beranda » E-Proper
PENINGKATAN MOTIVASI SISWA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN MELALUI METODE PERMAINAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 7 PENUKAL
Ahmad Zulfikar, S.Pd | BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan | Tahun 2021Abstrak
A. Latar Belakang
Dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa dan mewujudkan tujuan negara sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945, perlu dibangun Aparatur Sipil Negara yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945.
Setelahnya disahkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, ASN merupakan aparatur sipil negara memiliki kekuatan dan kemampuan professional kelas dunia, berintegrasi tinggi non parsial dalam melaksanakan tugas, berbudaya kerja tinggi non parsial dan kesejahteraan tinggi, serta dipercaya public dengan dukungan sumber daya manusia. Berdasarkan Undang-undang ASN Nomor 5 Tahun 2014 pada pasal 70 disebutkan bahwa setiap pegawai ASN memiliki hak dan kewajiban untuk mngembangkan kompetensi. Dalam bidang pendidikan, guru sebagai ASN memegang peranan vital yang berfungsi sebagai pelaksana Kebijakan Publik, Pelayan Publik, dan Perekat dan Pemersatu Bangsa, serta memiliki nilai-nilai dasar profesi yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan anti Korupsi yang disingkat ANEKA. Selain itu, dapat mengaktualisasikannya dalam memberi pelayanan kepada publik sehingga pelayanan prima bisa terwujud.
Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia No. 1 tahun 2021 tentang pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil ditetapkan bahwa ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja pada instansi pemerintah. Masa prajabatan adalah masa percobaan selama 1 (satu) tahun yang wajib dijalani oleh CPNS melalui proses pendidikan dan pelatihan untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegritas untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat, dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.
pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. Selanjutnya dalam Pasal I ayat 2 juga disebutkan bahwa pegawai ASN adalah pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat Pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Mengingat pentingnya peran guru ini, tidak dapat dipungkiri bahwa guru merupakan ujung tombak dari keberhasilan sebuah lembaga pendidikan, karena figur seorang gurulah yang lebih dominan berinteraksi ketika proses pembelajaran secara langsung dengan siswa di sekolah. Berbeda dengan kepala sekolah atau pun tenaga kependidikan lainnya yang terbatas waktunya untuk berinteraksi dengan siswa. Dengan demikian, seorang guru harus sadar akan fungsi dan tugas mulia untuk membina, membimbing dan mengembangkan potensi yang dimiliki setiap siswanya sesuai dengan tujuan pendidikan. Jika seorang guru menunaikan tugasnya hanya sekedar formalitas, maka sejatinya dia telah memupuskan cita-cita pendidikan nasional. Sebaliknya jika guru dengan setulus hati menunaikan tugasnya secara maksimal, sejatinya dia sedang membina dan membangun sebuah peradaban bangsa.
Kualitas suatu bangsa dan negara sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikannya, pendidikan dalam arti formal sebenarnya adalah suatu proses penyampaian bahan/materi pendidikan oleh pendidik kepada sasaran pendidikan (anak didik) guna mencapai perubahan tingkah laku (tujuan).
Di unit tempat saya bertugas yaitu SD Negeri 7 Penukal saya menemukan beberapa isu yang bisa di identifikasi, diantaranya siswa kurang termotivasi untuk mengikuti proses belajar mengajar. Pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung terkadang siswa kurang aktif. Hal ini dikarenakan metode pengajaran yang cendrung membosankan.
Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) sebagai mata pelajaran yang harusnya memberikan pelajaran yang menyenangkan dan membuat siswa aktif dalam melakukan aktivitas fisik maka tenaga pendidik harus mempunyai inovasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Inovasi yang akan digunakan ialah metode permainan, yakni pemainan hitam hijau dan kupu kupu hinggap yang nantinya akan berimbas pada meningkatnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran serta ketercapaian materi Atletik lari jarak pendek. Melalui kegiatan aktualisasi ini diharapkan siswa dapat lebih termotivasi dan lebih aktif dalam mengikuti proses belajar mengajar sehingga membuat anak-anak lebih sehat dan bugar.
Berdasarkan UU No 14 tahun 2014 Tugas pokok dan fungsi guru sebagai pendidik adalah menjadi membimbing, mengarahkan, dan mengevaluasi proses dan hasil belajar. Dengan demikian guru dituntut untuk berinovasi mencari, merancang, dan mendesain model pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Untuk itu, penulis menganggap bahwa perlunya PENINGKATAN MOTIVASI SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 7 PENUKAL TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN MELALUI METODE PERMAINAN.