Beranda » E-Proper

OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING DI KELAS IV SDN 41 PALEMBANG
Agustiana, S.Pd. | BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan | Tahun 2021

Abstrak

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.      Latar Belakang

Aparatur Sipil Negara mempunyai peran untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional melalui pelayanan publik yang profesional. Untuk mewujudkan tujuan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus melaksanakan fungsinya sebagai pelayan publik, pemersatu bangsa dan pelaksana kebijakan diberbagai aspek kehidupan. Sesuai dengan undang-undang No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, pegawai ASN berfungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayanan publik, perekat dan pemersatu bangsa. Pelayanan publik di bidang pendidikan harus bisa menerapkan nilai-nilai  dasar  ASN  yaitu  nilai-nilai  ANEKA  dan  melaksanakan kedudukan dan peran ASN demi tercapainya tujuan pendidikan.

Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia No 1 tahun 2021 berisi tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Tujuan Pelatihan Dasar CPNS adalah mengembangkan kompetensi pembentukan karakter PNS yang professional diukur berdasarkan kemampuan menunjukkan perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam melaksanakan tugas jabatannya, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menunjukkan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas.

Oleh karena itu, sebagai Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil diharapkan dapat melaksanakan kegiatan agenda aktualisasi dengan menerapkan nilai–nilai yang diperoleh selama mengikuti Latihan Dasar di Instansi kerja masing-masing, yaitu di SD Negeri 41 Palembang  sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang telah diberikan oleh instansi terkait.

Guru  mempunyai  peranan  yang  sangat  penting  dalam keberlangsungan sebuah bangsa. Karena dengan adanya pendidikan, terutama peran seorang guru dalam pembentuk akal dan karakter bangsa, sebuah bangsa tetap dapat menjadi sebuah bangsa yang beradab dan diterima oleh seluruh dunia. Sesuai dengan dengan UU Nomor 14 Tahun 2005 yang menyatakan bahwa “kedudukan guru sebagai tenaga professional berfungsi meningkatkan martabat dan peran guru sebagai agen pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.”

Guru Sekolah Dasar dapat membentuk karakter dari dalam dirinya sendiri untuk menjadi ASN yang berkompeten, profesional , berintegritas, dan berkomitmen baik atas tugas dan fungsi yang embannya.  Untuk  itulah, dalam Peraturan Kepala LAN no. 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon PNS ditetapkan bahwa Calon ASN wajib mengikuti pelatihan dan pendidikan yang dilaksanakan melalui proses pendidikan dan pelatihan terintegrasi untuk membangunintegritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi, nasioalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.

Guru yang profesional adalah guru yang mampu mendidik anak didiknya menjadi generasi yang mampu menjadi tauladan yang patut diikuti oleh peserta didik. Tidak hanya dalam mendidik guru juga mampu mencari hal yang menarik agar proses belajar mengajar lebih mengasyikan dan menyenangkan. Contohnya dengan penggunaan media pembelajaran yang beragam. Media memiliki cakupan yang sangat luas. Namun, pada bagian ini hanya media pembelajaran saja yang menjadi kajiannya. National Education Association (NEA) dalam Sadiman, (2009) menyebutkan bahwa media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audiovisual serta peralatannya. Sadiman (2009: 7) sendiri menyebutkan bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi. Di SDN 41 Palembang selama masa pandemi covid-19 ini pembelajaran dilakukan secara daring, tentu menjadi tantangan guru untuk melakukan proses pembelajaran secara online. Sehingga para guru harus memiliki konsep pembelajaran yang menarik, efektif, dan mudah dimegerti oleh siswa. Jika pembelajaran online dilakukan hanya sekedar saja, misalnya hanya memberikan bahan yang hanya dalam bentuk tulis saja maka siswa akan mengalami kesulitan dalam memahami materi. 

Download
  • Visitor Hari ini: 82
  • Kemarin: 137
  • Bulan ini: 1901
  • Tahun ini: 26614