Beranda » E-Proper

PEMANFAATAN MEDIA QUIZZIZ SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS VIII.1 DI SMP NEGERI 4 PENUKAL UTARA
Yunaini, S.Pd | BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan | Tahun 2021

Abstrak

A. Latar Belakang

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik dinyatakan bahwa Pelayanan Publik merupakan kegiatan atau rangkaian dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan penyelenggara pelayanan publik.

Guru adalah salah satu profesi ASN yang bertanggung jawab kepada pelayanan publik, yaitu peserta didik. Guru memiliki peran yang sangat menentukan dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Menurut Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Berdasarkan Undang-Undang tersebut, guru merupakan salah satu komponen terpenting dalam pendidikan, dimana guru memegang peranan yang sangat vital dalam penyelenggaraan pendidikan formal.

Berdasarkan Pasal 5 ayat (1) UUD 1945 No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional menyatakan bahwa “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu”. Pendidikan adalah salah satu hal yang penting untuk kemajuan suatu bangsa. Pendidikan merupakan proses melahirkan generasi penerus yang berkualitas. Salah satu ruang lingkup pelayanan publik salah satunya adalah pendidikan. Sebagai pelayan publik, ASN harus memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia dalam bidang pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Sumber Daya Manusia ( SDM ) yang berkualitas didapatkan dari pengajaran yang berkualitas juga. Maka dari itu para pendidik dituntut untuk terus berinovasi dan mengembangkan kemampuan demi memberikan pengajaran terbaik bagi peserta didik dalam Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ).

Pembelajaran merupakan proses utama yang diselenggarakan dalam pendidikan di sekolah. Pembelajaran mencakup kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa dan kegiatan mengajar yang dilakukan oleh guru. Dalam pembelajaran terjadi interaksi antara guru dengan siswa serta sumber belajar. Pembelajaran memiliki tujuan yang telah dirancang dan dirumuskan. Salah satu tujuan dari pembelajaran adalah tercapainya hasil belajar yang optimal. Hasil belajar merupakan pencapaian akhir dari pembelajaran yang dilakukan. Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri siswa dan faktor eksternal yang berasal dari luar siswa. Faktor internal yaitu seperti kemampuan siswa, minat dan motivasi belajar, sedangkan faktor eksternal seperti kondisi lingkungan, sekolah dan kualitas pembelajaran.

Kegiatan Belajar Mengajar saat ini mengalami perubahan yang awalnya secara tatap muka menjadi online atau Daring (Dalam Jaringan) dan Luring (Luar Jaringan). Perubahan ini dikarenakan adanya pandemi virus Covid-19, KBM dilakukan secara online atau Daring (Dalam Jaringan) dan Luring (Luar Jaringan) guna memutus mata rantai penularan dan penyebaran virus. Kecakapan dalam penggunaan media pembelajaran berbasis online menjadi salah satu perhatian bagi para penggerak dunia pendidikan saat ini.

Salah satu pengintegrasian teknologi dalam dunia pendidikan saat ini adalah penerapan teknologi berbasis online dalam proses evaluasi pembelajaran. Evaluasi pembelajaran biasanya menggunakan media kertas, namun seeiring dengan perkembangan teknologi hal tersebut perlahan ditinggalkan dan saat ini sudah banyak dikembangkan aplikasi evaluasi pembelajaran yang dapat digunakan sesuai kebutuhan baik secara offline maupun online seperti Google Classroom, Google Form, Quizziz, dan ruang belajar.

Kurang optimalnya hasil pembelajaran mata pelajaran IPS di SMP Negeri 4 Penukal Utara, yaitu dengan dibuktikan dengan nilai ulangan harian siswa yang tertinggi ialah 85, nilai terendah ialah 50 dan rata-rata nilai ialah 65. Kriteria Ketuntasan minimal atau sering disebut KKM pada mata pelajaran IPS kelas VIII ialah 75. Jadi nilai rata-rata siswa pada ulangan harian tersebut masih belum mencapai KKM. Oleh karena itu, perlunya pemanfaatan media pembelajaran yang harus dilakukan guna mencapai nilai rata-rata siswa diatas KKM.

Oleh karena itu, perlu adanya solusi untuk mengatasi masalah kurang optimalnya ha sil belajar siswa agar masalah tersebut tidak berdampak semakin luas. Solusi yang tepat untuk mengatasi masalah kurang optimalnya hasi l belajar siswa adalah dengan menggunakan aplikasi penilaian berbasis games yaitu dengan penggunaan media Quizziz.

Quiziz merupakan aplikasi E-Learning yang dapat digunakan untuk melakukan kuis secara daring. Quiziz adalah aplikasi gamifikasi berbasis daring gratis yang dapat dibuka dengan browser. Melalui aplikasi ini guru dapat menggabungkan intrkusi, review, dan evaluasi. Guru dapat terhubung dengan seluruh rekan guru di dunia dan dapat mengakses quiz yang dibuat oleh rekan guru lainnya. Metode belajar gamifikasi seperti quiziz sangat cocok dengan anak-anak saat ini yang gemar bermain video game. Quizizz adalah aplikasi penilaian secara online yang sangat menarik karena menggunakan fitur warna dan juga musik seperti dalam permainan games, sehingga siswa menjadi bersemangat untuk mengerjakan soal soal dalam Quizizz tersebut.

Berdasarkan permasalahan yang ada pada diatas. maka penyusun sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), membuat aktualisasi yang berjudul PEMANFAATAN MEDIA QUIZIZ SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS VIII.1 DI SMP NEGERI 4 PENUKAL UTARA.

Download
  • Visitor Hari ini: 583
  • Kemarin: 562
  • Bulan ini: 4685
  • Tahun ini: 33369