Beranda » E-Proper
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI PENERAPAN CHAIN CARD GAME PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 11 SEKAYU KABUPATEN MUSI BANYUASIN
Hartina, S.Pd | BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan | Tahun 2021Abstrak
A. Latar Belakang
ASN sebagaimana termaktub dalam UU No. 5 Tahun 2014 adalah profesi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bekerja pada instansi pemerintah. ASN melaksanakan kebijakan publik, memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas, serta mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Untuk dapat melaksanakan fungsinya tersebut, ASN diharuskan profesional, kompeten dan berintegritas yang berkarakter ANEKA. Karakter ANEKA yaitu mempunyai nilai-nilai Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi. Nilai ANEKA tersebut telah ditanamkan sejak ASN berstatus CPNS dan menjalani Pelatihan Dasar CPNS sebagaimana diatur dalam Peraturan LAN No. 1 Tahun 2021.
Tahap aktualisasi dan habituasi merupakan bagian terintegrasi dari pelatihan dasar CPNS dalam mewujudkan ASN yang dapat menerapkan nilai-nilai dasar ANEKA serta mengimplementasikan kedudukan dan peran ASN. Dalam tahap ini, CPNS diwajibkan membuat suatu laporan yang merumuskan kegiatan serta nilai yang akan diaktualisasikan yang mengangkat isu aktual di lingkungan kerja CPNS masing-masing. Salah satu lingkungan kerja profesi ASN adalah lingkungan sekolah bagi profesi Guru.
Guru merupakan pelaksana pelayanan di bidang pendidikan adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah sebagaimana dijelaskan dalam Permendiknas No.14 tahun 2010 Pasal 1 Ayat 1.
Selama bertugas sebagai CPNS Guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 11 Sekayu, ada beberapa isu yang penulis temukan dan perlu untuk diperbaiki. Dalam hal ini, isu yang paling aktual yaitu kurang bervariasinya penggunaan media dalam meningkatkan pemahaman kosakata Bahasa Inggris. Guru yang terlalu sering menyampaikan materi dengan mencatat dan mendikte kemudian siswa menyalin dan mengerjakan soal menyebabkan siswa cepat merasa bosan dan berdampak pada pemahamannya terhadap materi yang diajarkan.
Pembelajaran dengan cara tersebut juga menyebabkan pembelajaran lebih berpusat kepada pengajar. Disinilah peran media pembelajaran dibutuhkan. Media pembelajaran adalah alat untuk membantu guru dalam kegiatan mengajar sehingga dapat menghilangkan kebosanan yang menyebabkan kemonotonan pembelajaran. Karena itu, penerapan media pembelajaran yang variatif dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.
Kosakata atau vocabulary sebagai salah satu materi pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah merupakan aspek pendukung empat skills (keahlian) dalam Bahasa Inggris, yaitu reading, listening, speaking, dan writing (keahlian membaca, mendengar, berbicara, dan menulis). Menurut Clouston (2013) “Vocabulary is central to English language teaching because without sufficient vocabulary, students cannot understand others or express their own ideas” maksudnya adalah Kosakata merupakan pusat dari pembelajaran Bahasa Inggris karena tanpa kosakata yang memadai, siswa tidak dapat memahami yang dikatakan orang lain atau mengungkapkan pendapat mereka.
Berpedoman dari isu dan masalah tersebut serta pentingnya kosakata dalam Bahasa Inggris, penulis mendapatkan gagasan untuk menerapkan media pembelajaran berupa kartu yang diaplikasikan dalam permainan yang disebut Chain Card Game untuk meningkatkan pemahaman kosakata Bahasa Inggris siswa. Permainan menurut Carrier (1982) mempunyai nilai yang sangat tinggi bagi guru bahasa asing, sebab permainan memberikan kesempatan pada siswa untuk menggunakan keterampilan bahasa tertentu dengan situasi yang tidak terlalu formal.
Selanjutnya, isu dan gagasan dituangkan dalam rancangan aktualisasi yang berjudul “Meningkatkan pemahaman kosakata Bahasa Inggris melalui penerapan Chain Card Game pada siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin”.